EFEKTIVITAS PIDANA KERJA SOSIAL BAGI PELAKU TINDAK PIDANA RINGAN DALAM PERSPEKTIF REFORMASI HUKUM PENJARA DI INDONESIA

Authors

  • Indah Salsabilla Putri Universitas Bengkulu
  • Patricia Swalika Irawan Universitas Bengkulu
  • Ihsan Rahmat Haqiqi Universitas Bengkulu
  • Intan Agristin Nuraini Universitas Bengkulu
  • Ria Anggraeni Utami Universitas Bengkulu

DOI:

https://doi.org/10.32520/das-sollen.v12i1.22

Keywords:

Pidana Kerja Sosial, Tindak Pidana Ringan, Overkapasitas Penjara, Reformasi Hukum Pidana

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan pidana kerja sosial sebagai alternatif pidana penjara bagi pelaku tindak pidana ringan di Indonesia. Masalah utama dalam sistem peradilan pidana saat ini adalah kepadatan penghuni lembaga pemasyarakatan yang melampaui kapasitas seharusnya. Kondisi tersebut menyebabkan fungsi pembinaan tidak berjalan maksimal. Melalui metode penelitian hukum normatif, jurnal ini menganalisis landasan hukum dan urgensi pergeseran paradigma dari keadilan retributif menuju keadilan rehabilitatif. Fokus pembahasan tertuju pada bagaimana pidana kerja sosial dapat mengurangi beban negara sekaligus memberikan efek jera yang mendidik bagi pelaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa regulasi hukum di Indonesia memerlukan sinkronisasi yang lebih kuat agar pidana kerja sosial dapat diterapkan secara luas pada kasus-kasus dengan kerugian materiil kecil. Hal ini bertujuan agar pelaku tetap dapat bersosialisasi dengan masyarakat sambil mempertanggungjawabkan perbuatannya melalui kerja nyata yang bermanfaat bagi kepentingan umum. Implementasi ini diharapkan mampu memutus rantai stigmatisasi negatif yang sering didapat pelaku jika dimasukkan ke dalam penjara.

Downloads

Published

2026-05-10

How to Cite

EFEKTIVITAS PIDANA KERJA SOSIAL BAGI PELAKU TINDAK PIDANA RINGAN DALAM PERSPEKTIF REFORMASI HUKUM PENJARA DI INDONESIA. (2026). JURNAL HUKUM DAS SOLLEN, 12(1), 261-269. https://doi.org/10.32520/das-sollen.v12i1.22