RELEVANSI SANKSI ADAT DALAM PENEGAKAN NORMA SOSIALKAJIAN TERHADAP PRAKTIK 'BASUH DUSUN PADA MASYARAKATPASEMAH DI KABUPATEN KAUR

Authors

  • Aziz Prasityo Universitas Bengkulu
  • Habib Nurhammad Universitas Bengkulu
  • Adil Abdillah Universitas Bengkulu
  • Herlambang Universitas Bengkulu
  • Wevy Efticha Sary Universitas Bengkulu

DOI:

https://doi.org/10.32520/das-sollen.v12i1.24

Keywords:

Hukum Adat, Basuh Dusun, Norma Sosial, Restorative Justice

Abstract

Sanksi adat basuh dusun dalam masyarakat Suku Pasemah di Kabupaten Kaur merupakan salah satu bentuk hukum adat yang masih hidup dan berfungsi dalam menjaga keseimbangan sosial masyarakat. Keberadaan hukum formal lebih dominan dalam penyelesaian konflik, sehingga praktik hukum adat seperti basuh dusun kurang mendapat perhatian, meskipun dalam kenyataannya masih diterapkan dalam kehidupan masyarakat. Saat ini terdapat upaya untuk mempertahankan dan melestarikan praktik tersebut, baik melalui penerapan dalam kehidupan adat maupun melalui kajian akademik. Pelaksanaan sanksi adat masih didominasi oleh tokoh adat dan generasi tua, meskipun sebagian generasi muda mulai menunjukkan peran dalam pelestariannya. Tujuan penulisan ini adalah untuk melihat mekanisme penerapan sanksi adat basuh dusun serta perannya dalam penegakan norma sosial dan pemulihan harmoni masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian hukum empiris dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi kepada masyarakat mengenai peran hukum adat sebagai bagian dari sistem sosial budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme basuh dusun dilakukan melalui tahapan laporan, musyawarah adat, penetapan sanksi, serta pelaksanaan ritual adat yang melibatkan masyarakat. Sanksi ini memiliki fungsi sosial sebagai alat kontrol perilaku, fungsi pemulihan hubungan sosial melalui pendekatan restorative justice, serta fungsi menjaga stabilitas dan keharmonisan masyarakat.

Downloads

Published

2026-05-13

How to Cite

RELEVANSI SANKSI ADAT DALAM PENEGAKAN NORMA SOSIALKAJIAN TERHADAP PRAKTIK ’BASUH DUSUN PADA MASYARAKATPASEMAH DI KABUPATEN KAUR. (2026). JURNAL HUKUM DAS SOLLEN, 12(1), 307-321. https://doi.org/10.32520/das-sollen.v12i1.24